Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 9
Perbesar
img-1
Pemimpin Redaksi Harian Seputar Indonesia (Sindo) Sururi Alfaruq saat berada di ruang kerjanya, Gedung Sindo, Gondangdia, Jakarta Pusat.
Foto 2 / 9
Perbesar
img-2
Pemimpin Redaksi Harian Seputar Indonesia (Sindo) Sururi Alfaruq saat berada di ruang kerjanya, Gedung Sindo, Gondangdia, Jakarta Pusat.
Foto 3 / 9
Perbesar
img-3
Pemimpin Redaksi Harian Seputar Indonesia (Sindo) Sururi Alfaruq saat wawancara dengan Okezone di ruang kerjanya, Gedung Sindo, Gondangdia, Jakarta Pusat.
Foto 4 / 9
Perbesar
img-4
Pemimpin Redaksi Harian Seputar Indonesia (Sindo) Sururi Alfaruq saat wawancara dengan Okezone di ruang kerjanya, Gedung Sindo, Gondangdia, Jakarta Pusat.
Foto 5 / 9
Perbesar
img-5
Pemimpin Redaksi Harian Seputar Indonesia (Sindo) Sururi Alfaruq saat wawancara dengan Okezone di ruang kerjanya, Gedung Sindo, Gondangdia, Jakarta Pusat.
Foto 6 / 9
Perbesar
img-6
Pemimpin Redaksi Harian Seputar Indonesia (Sindo) Sururi Alfaruq saat wawancara dengan Okezone di ruang kerjanya, Gedung Sindo, Gondangdia, Jakarta Pusat.
Foto 7 / 9
Perbesar
img-7
Pemimpin Redaksi Harian Seputar Indonesia (Sindo) Sururi Alfaruq saat wawancara dengan Okezone di ruang kerjanya, Gedung Sindo, Gondangdia, Jakarta Pusat.
Foto 8 / 9
Perbesar
img-8
Pemimpin Redaksi Harian Seputar Indonesia (Sindo) Sururi Alfaruq saat wawancara dengan Okezone di ruang kerjanya, Gedung Sindo, Gondangdia, Jakarta Pusat.
Foto 9 / 9
Perbesar
img-9
Pemimpin Redaksi Harian Seputar Indonesia (Sindo) Sururi Alfaruq saat wawancara dengan Okezone di ruang kerjanya, Gedung Sindo, Gondangdia, Jakarta Pusat.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pemred Sindo: Tak Boleh Cengeng Jadi Wartawan

Kamis 06 Desember 2012 10:45 WIB
A
A
A

Sururi Alfaruq sudah kenyang menelan beragam cacian dan makian selama merasakan kerasnya kehidupan sebagai wartawan. Bagi pemimpin redaksi harian Seputar Indonesia itu, semuanya adalah bagian dari penempaan karakter menjadi jurnalis agar tidak cengeng dan memiliki ketahanan mental. Kedua poin itu, bagi Faruq, demikian dia biasa disapa, adalah modal utama yang harus dimiliki mereka yang ingin menekuni dunia jurnalistik. Sementara itu, keterampilan menulis dan pengetahuan kejurnalistikan, imbuhnya, dapat dipelajari seiring waktu.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya