Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 9
Perbesar
img-1
Konsumsi bahan bakar yang tertera di MID (Multi Information Display) mencapai angka rata-rata 12 liter untuk menembus 100 kilometer, atau dengan angka lain satu liter solar buat menembus 8,3 kilometer. Melihat kontur jalan menanjak dan tikungan, dan kecepatan rata-rata 60 sampai 70 km/jam, rasanya angka konsumsi bahan bakar tersebut masih dalam batas wajar.
Foto 2 / 9
Perbesar
img-2
Konsumsi bahan bakar yang tertera di MID (Multi Information Display) mencapai angka rata-rata 12 liter untuk menembus 100 kilometer, atau dengan angka lain satu liter solar buat menembus 8,3 kilometer. Melihat kontur jalan menanjak dan tikungan, dan kecepatan rata-rata 60 sampai 70 km/jam, rasanya angka konsumsi bahan bakar tersebut masih dalam batas wajar.
Foto 3 / 9
Perbesar
img-3
Sistem supensi Pajero Sport Exceed mengadopsi Double Independent Wishbone, coil Spring dengan Stabilizer di bagian depan dan tiga link coil spring degan Stabilizer di belakang, cukup membuat SUV dengan dimensi PxlxT (4.695 mm x 1.815 mm x 1.840 mm) dengan jarak sumbu roda 2.800 mm, mobil masih bisa bergerak lincah melibas tikungan tajam. DNA rally yang dimiliki Pajero Sport, berperan maksimal di situasi jalan seperti ini, dimana gejala limbung terasa minim.
Foto 4 / 9
Perbesar
img-4
Sistem supensi Pajero Sport Exceed mengadopsi Double Independent Wishbone, coil Spring dengan Stabilizer di bagian depan dan tiga link coil spring degan Stabilizer di belakang, cukup membuat SUV dengan dimensi PxlxT (4.695 mm x 1.815 mm x 1.840 mm) dengan jarak sumbu roda 2.800 mm, mobil masih bisa bergerak lincah melibas tikungan tajam. DNA rally yang dimiliki Pajero Sport, berperan maksimal di situasi jalan seperti ini, dimana gejala limbung terasa minim.
Foto 5 / 9
Perbesar
img-5
Secara umum, berkendara dengan Pajero Sport Exceed 2,5 liter, 4x2, transmisi matik ini memang menyenangkan. Medan-medan semi off-road bisa dengan mudah ditaklukkan SUV yang dibanderol Rp403 juta OTR DKI Jakarta ini.
Foto 6 / 9
Perbesar
img-6
Malino terkenal memiliki banyak tambang pasir, ini coba dimanfaatkan dengan mencari spot-spot menarik untuk mengambil gambar. Tapi butuh perjuangan untuk mencapai spot bagus, dan lagi-lagi ini bisa dijangkau Pajero Sport. Mobil yang memiliki ground clearance 215 mm, bisa dengan mudah mengangkangi batu-batu.
Foto 7 / 9
Perbesar
img-7
Malino terkenal memiliki banyak tambang pasir, ini coba dimanfaatkan dengan mencari spot-spot menarik untuk mengambil gambar. Tapi butuh perjuangan untuk mencapai spot bagus, dan lagi-lagi ini bisa dijangkau Pajero Sport. Mobil yang memiliki ground clearance 215 mm, bisa dengan mudah mengangkangi batu-batu.
Foto 8 / 9
Perbesar
img-8
Malino terkenal memiliki banyak tambang pasir, ini coba dimanfaatkan dengan mencari spot-spot menarik untuk mengambil gambar. Tapi butuh perjuangan untuk mencapai spot bagus, dan lagi-lagi ini bisa dijangkau Pajero Sport. Mobil yang memiliki ground clearance 215 mm, bisa dengan mudah mengangkangi batu-batu.
Foto 9 / 9
Perbesar
img-9
Konsumsi bahan bakar yang tertera di MID (Multi Information Display) mencapai angka rata-rata 12 liter untuk menembus 100 kilometer, atau dengan angka lain satu liter solar buat menembus 8,3 kilometer. Melihat kontur jalan menanjak dan tikungan, dan kecepatan rata-rata 60 sampai 70 km/jam, rasanya angka konsumsi bahan bakar tersebut masih dalam batas wajar.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pajero Sport Melibas Dataran Tinggi Malino

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Menjelajah Sulawesi Selatan kurang lengkap rasanya bila tidak menyambangi Malino. Bermodalkan Mitsubishi Pajero Sport, tercipta sebuah perjalanan menarik ke kawasan dataran tinggi Malino. Okezone berkesempatan membesut Pajero Sport tipe Exceed 4x2 dengan transmisi otomatis. Mesin diesel empat silinder segaris berkapasitas 2,5 liter, DOHC dengan Commonrail Turbocharged and Intercooled. Dengan mesin itu, Pajero Sport Exceed mampu menyemburkan data mencapai 136 tenaga kuda pada putaran mesin 3.500 RPM, dengan torsi maksimal 314 Nm pada 2.000 RPM. Tenaga mesin ini disalurkan ke sistem penggerak roda belakang dengan konfigurasi 4x2. Secara umum, tenaga SUV andalan Mitsubishi ini terbilang baik. Tapi terasa ada jeda di putaran mesin rendah. Ini bisa diakali dengan memanfaatkan sistem tiptronic.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya