Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Sebuah alat berat dikerahkan untuk mempermudah proses perbaikan rel kereta yang mengalami longsor di Kampung Babakan Sirna, Kelurahan Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Sejumlah pekerja berada di lokasi rel kereta yang longsor di Kampung Babakan Sirna, Kelurahan Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Pekerja bergotong-royong membawa rel kereta yang sudah dipotong.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Tampak rel kereta yang sudah dipotong oleh petugas. Proses pemotongan ini dilakukan untuk mempermudah pengerjaan pembuatan pondasi di tempat terjadinya longsor.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Pekerja memotong rel kereta api yang sebagian terkena dampak longsor di Kampung Babakan Sirna, Kelurahan Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (22/11/2012).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Perbaikan Rel Longsor Butuh 21 Hari

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Pekerja memotong rel kereta api yang sebagian terkena dampak longsor di Kampung Babakan Sirna, Kelurahan Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (22/11/2012). Proses ini dilakukan untuk mempermudah pengerjaan pembuatan pondasi di tempat terjadinya longsor. Menurut Direktur PT KAI Ignasius Jonan, proses perbaikan jalur KA bakal dilakukan bertahap, dimulai dengan meninggikan kembali bagian tanah yang longsor, serta mengembalikan rel ke tempat semula. Proses selanjutnya adalah perbaikan listrik aliran atas, yang menjadi sumber daya KRL. Jonan menambahkan, proses perbaikan sampai kedua jalur KA bisa kembali digunakan, kemungkinan memakan waktu sampai 21 hari.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya