Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Mantan Dirut PLN atau Menteri BUMN Dahlan Iskan saat memenuhi panggilan DPR dalam rapat kerja di Komisi VII, Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012). Pada rapat kerja ini, Dahlan Iskan menegaskan pemeriksaan BPK tanggal 16 September 2011 inefisiensi (pemborosan) PLN Rp37,6 triliun pada 2009-2010 bukanlah korupsi. Dahlan menegaskan, inefisiensi dikarenakan tidak tersediannya gas sehingga PLTG PLN harus menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Mantan Dirut PLN atau Menteri BUMN Dahlan Iskan (kiri) bersama Menteri ESDM Jero Wacik saat memenuhi panggilan DPR dalam rapat kerja di Komisi VII, Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012). Pada rapat kerja ini, Dahlan Iskan menegaskan pemeriksaan BPK tanggal 16 September 2011 inefisiensi (pemborosan) PLN Rp37,6 triliun pada 2009-2010 bukanlah korupsi. Dahlan menegaskan, inefisiensi dikarenakan tidak tersediannya gas sehingga PLTG PLN harus menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Mantan Dirut PLN atau Menteri BUMN Dahlan Iskan (kanan) bersama Menteri ESDM Jero Wacik saat memenuhi panggilan DPR dalam rapat kerja di Komisi VII, Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012). Pada rapat kerja ini, Dahlan Iskan menegaskan pemeriksaan BPK tanggal 16 September 2011 inefisiensi (pemborosan) PLN Rp37,6 triliun pada 2009-2010 bukanlah korupsi. Dahlan menegaskan, inefisiensi dikarenakan tidak tersediannya gas sehingga PLTG PLN harus menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Mantan Dirut PLN atau Menteri BUMN Dahlan Iskan (kanan) bersama Menteri ESDM Jero Wacik saat memenuhi panggilan DPR dalam rapat kerja di Komisi VII, Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012). Pada rapat kerja ini, Dahlan Iskan menegaskan pemeriksaan BPK tanggal 16 September 2011 inefisiensi (pemborosan) PLN Rp37,6 triliun pada 2009-2010 bukanlah korupsi. Dahlan menegaskan, inefisiensi dikarenakan tidak tersediannya gas sehingga PLTG PLN harus menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Mantan Dirut PLN atau Menteri BUMN Dahlan Iskan (kanan) bersama Menteri ESDM Jero Wacik saat memenuhi panggilan DPR dalam rapat kerja di Komisi VII, Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012). Pada rapat kerja ini, Dahlan Iskan menegaskan pemeriksaan BPK tanggal 16 September 2011 inefisiensi (pemborosan) PLN Rp37,6 triliun pada 2009-2010 bukanlah korupsi. Dahlan menegaskan, inefisiensi dikarenakan tidak tersediannya gas sehingga PLTG PLN harus menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Mantan Dirut PLN atau Menteri BUMN Dahlan Iskan saat memenuhi panggilan DPR dalam rapat kerja di Komisi VII, Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012). Pada rapat kerja ini, Dahlan Iskan menegaskan pemeriksaan BPK tanggal 16 September 2011 inefisiensi (pemborosan) PLN Rp37,6 triliun pada 2009-2010 bukanlah korupsi. Dahlan menegaskan, inefisiensi dikarenakan tidak tersediannya gas sehingga PLTG PLN harus menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Mantan Dirut PLN atau Menteri BUMN Dahlan Iskan (kanan) bersama Menteri ESDM Jero Wacik saat memenuhi panggilan DPR dalam rapat kerja di Komisi VII, Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012). Pada rapat kerja ini, Dahlan Iskan menegaskan pemeriksaan BPK tanggal 16 September 2011 inefisiensi (pemborosan) PLN Rp37,6 triliun pada 2009-2010 bukanlah korupsi. Dahlan menegaskan, inefisiensi dikarenakan tidak tersediannya gas sehingga PLTG PLN harus menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Dahlan Iskan Tegaskan Temuan BPK

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Mantan Dirut PLN atau Menteri BUMN Dahlan Iskan bersama Menteri ESDM Jero Wacik saat memenuhi panggilan DPR dalam rapat kerja di Komisi VII, Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012). Pada rapat kerja ini, Dahlan Iskan menegaskan pemeriksaan BPK tanggal 16 September 2011 inefisiensi (pemborosan) PLN Rp37,6 triliun pada 2009-2010 bukanlah korupsi. Dahlan menegaskan, inefisiensi dikarenakan tidak tersediannya gas sehingga PLTG PLN harus menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya