Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Deden Siswanto berhasil menyulap kain tenun khas NTB menjadi busana klasik bergaya baroque yang mewah dan elegan dalam 20 koleksi busana ready to wear deluxe yang bertema Native Micture. Pada rancangannya kali ini, Deden menggunakan teknik drapery sehingga tidak menggunting beberapa hal dan tidak me-retouch dengan kain yang tidak penting. Hal ini dilakukan untuk tetap membuat tenun sebagai poin of view.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Deden Siswanto berhasil menyulap kain tenun khas NTB menjadi busana klasik bergaya baroque yang mewah dan elegan dalam 20 koleksi busana ready to wear deluxe yang bertema Native Micture. Pada rancangannya kali ini, Deden menggunakan teknik drapery sehingga tidak menggunting beberapa hal dan tidak me-retouch dengan kain yang tidak penting. Hal ini dilakukan untuk tetap membuat tenun sebagai poin of view.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Deden Siswanto berhasil menyulap kain tenun khas NTB menjadi busana klasik bergaya baroque yang mewah dan elegan dalam 20 koleksi busana ready to wear deluxe yang bertema Native Micture. Pada rancangannya kali ini, Deden menggunakan teknik drapery sehingga tidak menggunting beberapa hal dan tidak me-retouch dengan kain yang tidak penting. Hal ini dilakukan untuk tetap membuat tenun sebagai poin of view.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Deden Siswanto berhasil menyulap kain tenun khas NTB menjadi busana klasik bergaya baroque yang mewah dan elegan dalam 20 koleksi busana ready to wear deluxe yang bertema Native Micture. Pada rancangannya kali ini, Deden menggunakan teknik drapery sehingga tidak menggunting beberapa hal dan tidak me-retouch dengan kain yang tidak penting. Hal ini dilakukan untuk tetap membuat tenun sebagai poin of view.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Deden Siswanto berhasil menyulap kain tenun khas NTB menjadi busana klasik bergaya baroque yang mewah dan elegan dalam 20 koleksi busana ready to wear deluxe yang bertema Native Micture. Pada rancangannya kali ini, Deden menggunakan teknik drapery sehingga tidak menggunting beberapa hal dan tidak me-retouch dengan kain yang tidak penting. Hal ini dilakukan untuk tetap membuat tenun sebagai poin of view.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Deden Siswanto berhasil menyulap kain tenun khas NTB menjadi busana klasik bergaya baroque yang mewah dan elegan dalam 20 koleksi busana ready to wear deluxe yang bertema Native Micture. Pada rancangannya kali ini, Deden menggunakan teknik drapery sehingga tidak menggunting beberapa hal dan tidak me-retouch dengan kain yang tidak penting. Hal ini dilakukan untuk tetap membuat tenun sebagai poin of view.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Deden Siswanto berhasil menyulap kain tenun khas NTB menjadi busana klasik bergaya baroque yang mewah dan elegan dalam 20 koleksi busana ready to wear deluxe yang bertema Native Micture. Pada rancangannya kali ini, Deden menggunakan teknik drapery sehingga tidak menggunting beberapa hal dan tidak me-retouch dengan kain yang tidak penting. Hal ini dilakukan untuk tetap membuat tenun sebagai poin of view.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Saat Deden Siswanto Sukses Olah Kain NTB

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Deden Siswanto berhasil menyulap kain tenun khas NTB menjadi busana klasik bergaya baroque yang mewah dan elegan dalam 20 koleksi busana ready to wear deluxe yang bertema Native Micture. Pada rancangannya kali ini, Deden menggunakan teknik drapery sehingga tidak menggunting beberapa hal dan tidak  me-retouch dengan kain yang tidak penting. Hal ini dilakukan untuk tetap membuat tenun sebagai poin of view.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya