Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Massa dari Barisan Rakyat Buruh Mahasiswa berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012). Dalam aksinya, mereka akan mengganyang imperialisme asing serta menuntut kepada Walt Disney Company agar meminta maaf kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia karena memboikot produk Indonesia disertai fitnah bahwa kerusakan hutan Indonesia sangat parah. Demonstran juga akan memboikot LSM asing seperti Greenpeace dan Rainforest Action Network (RAN) karena dianggap menghancurkan perekonomian Indonesia.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Massa dari Barisan Rakyat Buruh Mahasiswa berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012). Dalam aksinya, mereka akan mengganyang imperialisme asing serta menuntut kepada Walt Disney Company agar meminta maaf kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia karena memboikot produk Indonesia disertai fitnah bahwa kerusakan hutan Indonesia sangat parah. Demonstran juga akan memboikot LSM asing seperti Greenpeace dan Rainforest Action Network (RAN) karena dianggap menghancurkan perekonomian Indonesia.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Massa dari Barisan Rakyat Buruh Mahasiswa berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012). Dalam aksinya, mereka akan mengganyang imperialisme asing serta menuntut kepada Walt Disney Company agar meminta maaf kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia karena memboikot produk Indonesia disertai fitnah bahwa kerusakan hutan Indonesia sangat parah. Demonstran juga akan memboikot LSM asing seperti Greenpeace dan Rainforest Action Network (RAN) karena dianggap menghancurkan perekonomian Indonesia.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Massa dari Barisan Rakyat Buruh Mahasiswa berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012). Dalam aksinya, mereka akan mengganyang imperialisme asing serta menuntut kepada Walt Disney Company agar meminta maaf kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia karena memboikot produk Indonesia disertai fitnah bahwa kerusakan hutan Indonesia sangat parah. Demonstran juga akan memboikot LSM asing seperti Greenpeace dan Rainforest Action Network (RAN) karena dianggap menghancurkan perekonomian Indonesia.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Massa dari Barisan Rakyat Buruh Mahasiswa berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012). Dalam aksinya, mereka akan mengganyang imperialisme asing serta menuntut kepada Walt Disney Company agar meminta maaf kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia karena memboikot produk Indonesia disertai fitnah bahwa kerusakan hutan Indonesia sangat parah. Demonstran juga akan memboikot LSM asing seperti Greenpeace dan Rainforest Action Network (RAN) karena dianggap menghancurkan perekonomian Indonesia.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Massa dari Barisan Rakyat Buruh Mahasiswa berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012). Dalam aksinya, mereka akan mengganyang imperialisme asing serta menuntut kepada Walt Disney Company agar meminta maaf kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia karena memboikot produk Indonesia disertai fitnah bahwa kerusakan hutan Indonesia sangat parah. Demonstran juga akan memboikot LSM asing seperti Greenpeace dan Rainforest Action Network (RAN) karena dianggap menghancurkan perekonomian Indonesia.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Ganyang Imperialisme Asing

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Massa dari Barisan Rakyat Buruh Mahasiswa berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012). Dalam aksinya, mereka akan mengganyang imperialisme asing serta menuntut kepada Walt Disney Company agar meminta maaf kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia karena memboikot produk Indonesia disertai fitnah bahwa kerusakan hutan Indonesia sangat parah. Demonstran juga akan memboikot LSM asing seperti Greenpeace dan Rainforest Action Network (RAN) karena dianggap menghancurkan perekonomian Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya