Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Model memeragakan busana karya desainer Carmanita. Carmanita menunjukkan keberaniannya untuk mengawinkan satu motif dengan motif lainnya, hingga terciptalah busana yang etnik namun edgy. Pilihan material yang ringan membuat kain etnik menjadi lebih wearable dan kekinian. Carmanita banyak menggunakan teknik drappery dan aksen tumpuk. Kepiawaiannya dalam mengolah detail yang rumit juga patut diacungi jempol.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Model memeragakan busana karya desainer Carmanita. Carmanita menunjukkan keberaniannya untuk mengawinkan satu motif dengan motif lainnya, hingga terciptalah busana yang etnik namun edgy. Pilihan material yang ringan membuat kain etnik menjadi lebih wearable dan kekinian. Carmanita banyak menggunakan teknik drappery dan aksen tumpuk. Kepiawaiannya dalam mengolah detail yang rumit juga patut diacungi jempol.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Model memeragakan busana karya desainer Carmanita. Carmanita menunjukkan keberaniannya untuk mengawinkan satu motif dengan motif lainnya, hingga terciptalah busana yang etnik namun edgy. Pilihan material yang ringan membuat kain etnik menjadi lebih wearable dan kekinian. Carmanita banyak menggunakan teknik drappery dan aksen tumpuk. Kepiawaiannya dalam mengolah detail yang rumit juga patut diacungi jempol.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Model memeragakan busana karya desainer Carmanita. Carmanita menunjukkan keberaniannya untuk mengawinkan satu motif dengan motif lainnya, hingga terciptalah busana yang etnik namun edgy. Pilihan material yang ringan membuat kain etnik menjadi lebih wearable dan kekinian. Carmanita banyak menggunakan teknik drappery dan aksen tumpuk. Kepiawaiannya dalam mengolah detail yang rumit juga patut diacungi jempol.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Model memeragakan busana karya desainer Carmanita. Carmanita menunjukkan keberaniannya untuk mengawinkan satu motif dengan motif lainnya, hingga terciptalah busana yang etnik namun edgy. Pilihan material yang ringan membuat kain etnik menjadi lebih wearable dan kekinian. Carmanita banyak menggunakan teknik drappery dan aksen tumpuk. Kepiawaiannya dalam mengolah detail yang rumit juga patut diacungi jempol.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Ketika Tenun Makassar & Sari India Dipertemukan

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Apa yang terjadi saat dua kain tradisional dikawinkan? Hal inilah yang menjadi benang merah koleksi terbaru dari Carmanita. The Dream Life merupakan rangkaian karya yang menjadi suguhan dalam IPMI Trend Show 2013 yang digelar di Energy Building, Kawasan Sudirman, Jakarta, 9 Oktober 2012. Carmanita menunjukkan kebraniannya untuk mengawinkan satu motif dengan motif lainnya, hingga terciptalah busana yang etnik namun edgy. Ringan, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan koleksi terbaru Carmanita. Pilihan material yang ringan membuat kain etnik menjadi lebih wearable dan kekinian. Carmanita banyak menggunakan teknik drappery dan aksen tumpuk. Kepiawaiannya dalam mengolah detail yang rumit juga patut diacungi jempol.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya