Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Tersangka kasus dugaan suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kepala sawit di Kabupaten Buol, Siti Hartati Murdaya berjalan keluar seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2012). Hartati Murdaya mengakui perihal percakapan dirinya dengan Manajer Financial Controller PT Hardaya Inti Plantation (HIP) Arim maupun Bupati Amran Batalipu, namun hanya bersifat basa-basi saja.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Tersangka kasus dugaan suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kepala sawit di Kabupaten Buol, Siti Hartati Murdaya berjalan keluar seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2012). Hartati Murdaya mengakui perihal percakapan dirinya dengan Manajer Financial Controller PT Hardaya Inti Plantation (HIP) Arim maupun Bupati Amran Batalipu, namun hanya bersifat basa-basi saja.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Tersangka kasus dugaan suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kepala sawit di Kabupaten Buol, Siti Hartati Murdaya berjalan keluar seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2012). Hartati Murdaya mengakui perihal percakapan dirinya dengan Manajer Financial Controller PT Hardaya Inti Plantation (HIP) Arim maupun Bupati Amran Batalipu, namun hanya bersifat basa-basi saja.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Tersangka kasus dugaan suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kepala sawit di Kabupaten Buol, Siti Hartati Murdaya berjalan keluar seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2012). Hartati Murdaya mengakui perihal percakapan dirinya dengan Manajer Financial Controller PT Hardaya Inti Plantation (HIP) Arim maupun Bupati Amran Batalipu, namun hanya bersifat basa-basi saja.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Tersangka kasus dugaan suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kepala sawit di Kabupaten Buol, Siti Hartati Murdaya berjalan keluar seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2012). Hartati Murdaya mengakui perihal percakapan dirinya dengan Manajer Financial Controller PT Hardaya Inti Plantation (HIP) Arim maupun Bupati Amran Batalipu, namun hanya bersifat basa-basi saja.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Tersangka kasus dugaan suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kepala sawit di Kabupaten Buol, Siti Hartati Murdaya berjalan keluar seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2012). Hartati Murdaya mengakui perihal percakapan dirinya dengan Manajer Financial Controller PT Hardaya Inti Plantation (HIP) Arim maupun Bupati Amran Batalipu, namun hanya bersifat basa-basi saja.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Hartati Akui Pembicaraan Suap

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Tersangka kasus dugaan suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kepala sawit di Kabupaten Buol, Siti Hartati Murdaya berjalan keluar seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2012). Hartati Murdaya mengakui perihal percakapan dirinya dengan Manajer Financial Controller PT Hardaya Inti Plantation (HIP) Arim maupun Bupati Amran Batalipu, namun hanya bersifat basa-basi saja.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya