Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 8
Perbesar
img-1
Pedangdut Rhoma Irama matanya berkaca-kaca ketika memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor Panwaslu, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Pemanggilan Raja Dangdut tersebut terkait kasus isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang diduga dilontarkannya saat memberi ceramah di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Foto 2 / 8
Perbesar
img-2
Pedangdut Rhoma Irama menangis ketika memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor Panwaslu, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Pemanggilan Raja Dangdut tersebut terkait kasus isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang diduga dilontarkannya saat memberi ceramah di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Foto 3 / 8
Perbesar
img-3
Pedangdut Rhoma Irama matanya berkaca-kaca ketika memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor Panwaslu, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Pemanggilan Raja Dangdut tersebut terkait kasus isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang diduga dilontarkannya saat memberi ceramah di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Foto 4 / 8
Perbesar
img-4
Pedangdut Rhoma Irama meninggalkan ruangan usai memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor Panwaslu, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Pemanggilan Raja Dangdut tersebut terkait kasus isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang diduga dilontarkannya saat memberi ceramah di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Foto 5 / 8
Perbesar
img-5
Pedangdut Rhoma Irama meninggalkan ruangan usai memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor Panwaslu, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Pemanggilan Raja Dangdut tersebut terkait kasus isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang diduga dilontarkannya saat memberi ceramah di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Foto 6 / 8
Perbesar
img-6
Pedangdut Rhoma Irama menangis ketika memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor Panwaslu, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Pemanggilan Raja Dangdut tersebut terkait kasus isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang diduga dilontarkannya saat memberi ceramah di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Foto 7 / 8
Perbesar
img-7
Pedangdut Rhoma Irama menangis ketika memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor Panwaslu, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Pemanggilan Raja Dangdut tersebut terkait kasus isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang diduga dilontarkannya saat memberi ceramah di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Foto 8 / 8
Perbesar
img-8
Pedangdut Rhoma Irama memeberikan jempol ketika memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor Panwaslu, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Pemanggilan Raja Dangdut tersebut terkait kasus isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang diduga dilontarkannya saat memberi ceramah di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Rhoma Irama Penuhi Panggilan Panwaslu

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Raja dangdut Rhoma Irama mendatangi Kantor Panwaslu, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Kedatangan Rhoma Irama ke Kantor Panwaslu untuk memberikan keterangan terkait kasus isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang diduga dilontarkannya saat memberi ceramah di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya