Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Seorang petugas SPBU sedang melakukan mengisi bahan bakar gas (BBG) ke sebuah mobil di salah satu SPBU di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2012).
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Seorang petugas SPBU sedang melakukan mengisi bahan bakar gas (BBG) ke sebuah mobil di salah satu SPBU di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2012).
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Seorang petugas SPBU sedang melakukan mengisi bahan bakar gas (BBG) ke sebuah mobil di salah satu SPBU di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2012).
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Seorang petugas SPBU sedang melakukan mengisi bahan bakar gas (BBG) ke sebuah mobil di salah satu SPBU di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2012).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Konversi Premium ke BBG Kurang Efektif

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Seorang petugas SPBU sedang melakukan mengisi bahan bakar gas (BBG) ke sebuah mobil di salah satu SPBU di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2012). Pengamat Energi Alternatif dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Chayun Budiono menjelaskan, pengalihan premium ke gas tidak efektif untuk mengurangi beban subsidi BBM, karena penikmat terbesar subsidi BBM adalah orang kaya atau mereka yang menggunakan mobil pribadi. Lebih lanjut, Budiono menyatakan, pemerintah harusnya menerapkan kebijakan yang tepat jika hendak menghentikan subsidi dan juga harus dipikirkan bagaimana pemberian subsidi yang tepat sasaran.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya