Aksi tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim kepimpinan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang telah melukai banyak warga Jakarta.
Aksi tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim kepimpinan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang telah melukai banyak warga Jakarta.