UMKM Binaan BCA Perluas Jejaring Bisnis ke 20 Negara

Arif Julianto/okezone, Jurnalis
Kamis 29 Oktober 2026 22:00 WIB

Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengunjungi booth Bakti BCA yang ada di Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Booth Bakti BCA  menjadi sarana promosi produk dan fasilitasi pertemuan dengan calon pembeli, atase perdagangan, serta perwakilan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). 

 

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memfasilitasi 12 UMKM binaan Bakti BCA untuk memperluas pasar internasional melalui Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

 

Selama pameran, UMKM binaan BCA mencatatkan 122 kegiatan business matching dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), dengan peluang jejaring bisnis ke 20 negara. Potensi nilai ekspor dari kegiatan tersebut diperkirakan mencapai 8,32 juta dolar AS atau Rp148,75 miliar, meningkat 34,12 persen dibandingkan capaian TEI tahun sebelumnya sebesar Rp110,9 miliar.

 

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, program BCA UMKM Go Export mendampingi pelaku usaha melalui peningkatan kesiapan legalitas, sertifikasi, perizinan produk, penyusunan profil perusahaan dan katalog, serta akses kepada calon pembeli internasional.

 

Keikutsertaan tersebut didahului kurasi terhadap 148 UMKM binaan periode 2023–2025 dan pembekalan melalui tiga kelas inkubasi daring. Materi yang diberikan mencakup pengembangan produk dan katalog ekspor B2B, strategi negosiasi harga dan pemesanan sampel, serta simulasi transaksi ekspor dan pembayaran yang aman.

 

Sebanyak 12 UMKM terpilih berasal dari sektor makanan dan minuman serta pertanian, dengan produk seperti kopi, kakao, rempah, hasil pertanian, benih, mi, saus, bumbu, makanan nabati, dan produk beku.

 

Selama pameran, BCA juga memfasilitasi pertemuan dengan calon pembeli, atase perdagangan, dan perwakilan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), serta menyediakan fasilitas penandatanganan MoU. Selain akses pasar, BCA menawarkan solusi perbankan berupa pembiayaan modal kerja dan layanan pembayaran internasional untuk mendukung kebutuhan usaha berorientasi ekspor.

 

Hera berharap peluang kerja sama yang terjalin dapat ditindaklanjuti hingga pemesanan dan realisasi ekspor. BCA menyatakan akan terus mendukung UMKM melalui pembinaan, perluasan akses pasar, dan penyediaan solusi perbankan sesuai kebutuhan usaha.

Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengunjungi booth Bakti BCA yang ada di Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Booth Bakti BCA  menjadi sarana promosi produk dan fasilitasi pertemuan dengan calon pembeli, atase perdagangan, serta perwakilan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). 

 

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memfasilitasi 12 UMKM binaan Bakti BCA untuk memperluas pasar internasional melalui Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

 

Selama pameran, UMKM binaan BCA mencatatkan 122 kegiatan business matching dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), dengan peluang jejaring bisnis ke 20 negara. Potensi nilai ekspor dari kegiatan tersebut diperkirakan mencapai 8,32 juta dolar AS atau Rp148,75 miliar, meningkat 34,12 persen dibandingkan capaian TEI tahun sebelumnya sebesar Rp110,9 miliar.

 

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, program BCA UMKM Go Export mendampingi pelaku usaha melalui peningkatan kesiapan legalitas, sertifikasi, perizinan produk, penyusunan profil perusahaan dan katalog, serta akses kepada calon pembeli internasional.

 

Keikutsertaan tersebut didahului kurasi terhadap 148 UMKM binaan periode 2023–2025 dan pembekalan melalui tiga kelas inkubasi daring. Materi yang diberikan mencakup pengembangan produk dan katalog ekspor B2B, strategi negosiasi harga dan pemesanan sampel, serta simulasi transaksi ekspor dan pembayaran yang aman.

 

Sebanyak 12 UMKM terpilih berasal dari sektor makanan dan minuman serta pertanian, dengan produk seperti kopi, kakao, rempah, hasil pertanian, benih, mi, saus, bumbu, makanan nabati, dan produk beku.

 

Selama pameran, BCA juga memfasilitasi pertemuan dengan calon pembeli, atase perdagangan, dan perwakilan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), serta menyediakan fasilitas penandatanganan MoU. Selain akses pasar, BCA menawarkan solusi perbankan berupa pembiayaan modal kerja dan layanan pembayaran internasional untuk mendukung kebutuhan usaha berorientasi ekspor.

 

Hera berharap peluang kerja sama yang terjalin dapat ditindaklanjuti hingga pemesanan dan realisasi ekspor. BCA menyatakan akan terus mendukung UMKM melalui pembinaan, perluasan akses pasar, dan penyediaan solusi perbankan sesuai kebutuhan usaha.

Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita Multimedia lainnya