JAKARTA -
Program ini melanjutkan penyaluran enam unit ambulans pada tahun sebelumnya yang tersebar di Garut, Mataram, Makassar, Aceh, Banyuwangi, dan Serang.
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, dukungan terhadap layanan kesehatan merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Menurut dia, penguatan ekonomi keluarga perlu diimbangi dengan kondisi sosial yang baik dan akses terhadap layanan dasar, termasuk kesehatan.
“Pemberdayaan ekonomi akan lebih kuat jika didukung oleh kesehatan masyarakat yang baik. Karena itu, kami ingin kebermanfaatan PNM tidak berhenti pada aspek ekonomi, tetapi juga hadir dalam kebutuhan sosial yang dirasakan masyarakat,” ujar Kindaris.
Ia menambahkan, kolaborasi yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat dapat memberikan dampak jangka panjang. Ke depan, PNM juga berencana memperluas kerja sama dengan BAZNAS ke bidang pemberdayaan masyarakat lanjut usia.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengapresiasi bantuan ambulans dari PNM yang dinilai dapat membantu masyarakat menjangkau layanan kesehatan di berbagai daerah. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong perusahaan dan BUMN lain untuk turut memperkuat jaring pengaman sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keberadaan ambulans diharapkan dapat mempercepat akses masyarakat terhadap pertolongan medis, terutama dalam situasi darurat, sekaligus mendukung pelayanan sosial dan kemanusiaan.
Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif tahun sebelumnya bertajuk #CariTauLangkahBaru. Melalui kolaborasi tersebut, PNM dan BAZNAS berupaya memperluas manfaat pemberdayaan masyarakat melalui dukungan terhadap kebutuhan dasar, termasuk layanan kesehatan.
JAKARTA -
Program ini melanjutkan penyaluran enam unit ambulans pada tahun sebelumnya yang tersebar di Garut, Mataram, Makassar, Aceh, Banyuwangi, dan Serang.
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, dukungan terhadap layanan kesehatan merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Menurut dia, penguatan ekonomi keluarga perlu diimbangi dengan kondisi sosial yang baik dan akses terhadap layanan dasar, termasuk kesehatan.
“Pemberdayaan ekonomi akan lebih kuat jika didukung oleh kesehatan masyarakat yang baik. Karena itu, kami ingin kebermanfaatan PNM tidak berhenti pada aspek ekonomi, tetapi juga hadir dalam kebutuhan sosial yang dirasakan masyarakat,” ujar Kindaris.
Ia menambahkan, kolaborasi yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat dapat memberikan dampak jangka panjang. Ke depan, PNM juga berencana memperluas kerja sama dengan BAZNAS ke bidang pemberdayaan masyarakat lanjut usia.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengapresiasi bantuan ambulans dari PNM yang dinilai dapat membantu masyarakat menjangkau layanan kesehatan di berbagai daerah. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong perusahaan dan BUMN lain untuk turut memperkuat jaring pengaman sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keberadaan ambulans diharapkan dapat mempercepat akses masyarakat terhadap pertolongan medis, terutama dalam situasi darurat, sekaligus mendukung pelayanan sosial dan kemanusiaan.
Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif tahun sebelumnya bertajuk #CariTauLangkahBaru. Melalui kolaborasi tersebut, PNM dan BAZNAS berupaya memperluas manfaat pemberdayaan masyarakat melalui dukungan terhadap kebutuhan dasar, termasuk layanan kesehatan.