JAKARTA -
Mengangkat tema “Well-Being and Performance at Work: Enhancing Employee Well-Being to Support Individual and Corporate Performance”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 karyawan PT Pegaunihan Technology Indonesia dari berbagai divisi.
VP Human Capital BKI Abdur Rahman menyampaikan materi bertajuk “Financial Wellbeing, Healthy Finance, Better Focus at Work” yang membahas hubungan pengelolaan keuangan pribadi dengan kesejahteraan dan fokus karyawan dalam bekerja.
Kegiatan juga diisi dengan diskusi, tanya jawab, penyusunan personal action plan, dan evaluasi. Peserta diajak mengaitkan konsep employee engagement, work-life balance, dan financial well-being dengan kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja.
Abdur Rahman mengatakan kesejahteraan finansial tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengatur pendapatan dan pengeluaran, tetapi juga membangun kebiasaan keuangan yang sehat agar seseorang dapat menjalankan aktivitas dan tanggung jawab secara lebih terarah.
Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan praktis di lingkungan kerja, khususnya terkait kesejahteraan dan pengembangan sumber daya manusia.
JAKARTA -
Mengangkat tema “Well-Being and Performance at Work: Enhancing Employee Well-Being to Support Individual and Corporate Performance”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 karyawan PT Pegaunihan Technology Indonesia dari berbagai divisi.
VP Human Capital BKI Abdur Rahman menyampaikan materi bertajuk “Financial Wellbeing, Healthy Finance, Better Focus at Work” yang membahas hubungan pengelolaan keuangan pribadi dengan kesejahteraan dan fokus karyawan dalam bekerja.
Kegiatan juga diisi dengan diskusi, tanya jawab, penyusunan personal action plan, dan evaluasi. Peserta diajak mengaitkan konsep employee engagement, work-life balance, dan financial well-being dengan kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja.
Abdur Rahman mengatakan kesejahteraan finansial tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengatur pendapatan dan pengeluaran, tetapi juga membangun kebiasaan keuangan yang sehat agar seseorang dapat menjalankan aktivitas dan tanggung jawab secara lebih terarah.
Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan praktis di lingkungan kerja, khususnya terkait kesejahteraan dan pengembangan sumber daya manusia.