JAKARTA – Teknologi otomatisasi mulai diterapkan dalam proses perbaikan bodi dan pengecatan kendaraan di Indonesia. PT PPG Indonesia bersama Honda Bintang Cimone menghadirkan PPG MoonWalk Automated Paint Mixing System, yang diklaim menjadi sistem pencampuran cat refinish otomatis pertama yang dipasang di Indonesia.
Sistem tersebut dipasang di fasilitas Body and Paint Honda Bintang Cimone, Tangerang. Kehadiran teknologi ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi proses pencampuran cat, sekaligus menjaga konsistensi dan akurasi warna dalam perbaikan kendaraan.
PPG MoonWalk mengotomatiskan proses pencampuran cat dengan mengintegrasikan perangkat lunak LINQ, sistem pencocokan warna PPG VisualizID, serta teknologi penimbangan presisi. Otomatisasi tersebut mengurangi proses manual dalam pencampuran sehingga penggunaan material dapat lebih terukur.
National Sales Manager – Automotive Refinish & LIC PT PPG Indonesia, Daniel Prasetyo, mengatakan penerapan teknologi tersebut menjadi bagian dari perkembangan industri refinish otomotif di Indonesia.
“Kehadiran PPG MoonWalk pertama di Indonesia di Honda Bintang Cimone merupakan tonggak penting bagi perkembangan industri refinish otomotif nasional,” ujar Daniel.
Menurut dia, penerapan sistem otomatisasi tersebut diharapkan dapat membantu bengkel meningkatkan efisiensi dan presisi, sekaligus mengurangi pemborosan material.
Dari sisi operasional, MoonWalk memiliki sejumlah fungsi, antara lain meningkatkan akurasi dan konsistensi pencampuran, mengurangi limbah cat, mempercepat alur kerja, serta meningkatkan produktivitas teknisi. Sistem tersebut juga dirancang agar area mixing room lebih bersih dan tertata.
Direktur Honda Bintang Cimone, Deddy Prawiro Hakki, mengatakan investasi pada teknologi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan perbaikan kendaraan.
“Di Honda Bintang Cimone, kami terus berinvestasi pada teknologi dan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan,” kata Deddy.
Dia menambahkan, penerapan MoonWalk diharapkan dapat mendukung konsistensi hasil perbaikan, efisiensi waktu pengerjaan, serta meningkatkan pengalaman pelanggan.
Teknologi tersebut juga menggunakan cat waterbased PPG EHP yang memiliki kandungan volatile organic compounds (VOC) rendah. Penggunaan material tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong proses Body and Paint yang lebih ramah lingkungan.
Secara global, PPG MoonWalk telah digunakan sejak diperkenalkan pada 2019. PPG menyebut sistem tersebut telah terpasang di lebih dari 3.000 fasilitas di lebih dari 60 negara.
Penerapan pertama di Indonesia melalui Honda Bintang Cimone menjadi bagian dari tren digitalisasi dan otomatisasi dalam industri perbaikan kendaraan. Teknologi tersebut memungkinkan sejumlah proses persiapan cat dilakukan secara otomatis sehingga teknisi dapat lebih fokus pada pekerjaan pengecatan dan perbaikan kendaraan.
Dengan masuknya teknologi pencampuran cat otomatis, industri Body and Paint di Indonesia mulai mengadopsi sistem kerja yang mengandalkan otomatisasi, presisi material, serta integrasi teknologi digital dalam proses perbaikan kendaraan.
JAKARTA – Teknologi otomatisasi mulai diterapkan dalam proses perbaikan bodi dan pengecatan kendaraan di Indonesia. PT PPG Indonesia bersama Honda Bintang Cimone menghadirkan PPG MoonWalk Automated Paint Mixing System, yang diklaim menjadi sistem pencampuran cat refinish otomatis pertama yang dipasang di Indonesia.
Sistem tersebut dipasang di fasilitas Body and Paint Honda Bintang Cimone, Tangerang. Kehadiran teknologi ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi proses pencampuran cat, sekaligus menjaga konsistensi dan akurasi warna dalam perbaikan kendaraan.
PPG MoonWalk mengotomatiskan proses pencampuran cat dengan mengintegrasikan perangkat lunak LINQ, sistem pencocokan warna PPG VisualizID, serta teknologi penimbangan presisi. Otomatisasi tersebut mengurangi proses manual dalam pencampuran sehingga penggunaan material dapat lebih terukur.
National Sales Manager – Automotive Refinish & LIC PT PPG Indonesia, Daniel Prasetyo, mengatakan penerapan teknologi tersebut menjadi bagian dari perkembangan industri refinish otomotif di Indonesia.
“Kehadiran PPG MoonWalk pertama di Indonesia di Honda Bintang Cimone merupakan tonggak penting bagi perkembangan industri refinish otomotif nasional,” ujar Daniel.
Menurut dia, penerapan sistem otomatisasi tersebut diharapkan dapat membantu bengkel meningkatkan efisiensi dan presisi, sekaligus mengurangi pemborosan material.
Dari sisi operasional, MoonWalk memiliki sejumlah fungsi, antara lain meningkatkan akurasi dan konsistensi pencampuran, mengurangi limbah cat, mempercepat alur kerja, serta meningkatkan produktivitas teknisi. Sistem tersebut juga dirancang agar area mixing room lebih bersih dan tertata.
Direktur Honda Bintang Cimone, Deddy Prawiro Hakki, mengatakan investasi pada teknologi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan perbaikan kendaraan.
“Di Honda Bintang Cimone, kami terus berinvestasi pada teknologi dan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan,” kata Deddy.
Dia menambahkan, penerapan MoonWalk diharapkan dapat mendukung konsistensi hasil perbaikan, efisiensi waktu pengerjaan, serta meningkatkan pengalaman pelanggan.
Teknologi tersebut juga menggunakan cat waterbased PPG EHP yang memiliki kandungan volatile organic compounds (VOC) rendah. Penggunaan material tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong proses Body and Paint yang lebih ramah lingkungan.
Secara global, PPG MoonWalk telah digunakan sejak diperkenalkan pada 2019. PPG menyebut sistem tersebut telah terpasang di lebih dari 3.000 fasilitas di lebih dari 60 negara.
Penerapan pertama di Indonesia melalui Honda Bintang Cimone menjadi bagian dari tren digitalisasi dan otomatisasi dalam industri perbaikan kendaraan. Teknologi tersebut memungkinkan sejumlah proses persiapan cat dilakukan secara otomatis sehingga teknisi dapat lebih fokus pada pekerjaan pengecatan dan perbaikan kendaraan.
Dengan masuknya teknologi pencampuran cat otomatis, industri Body and Paint di Indonesia mulai mengadopsi sistem kerja yang mengandalkan otomatisasi, presisi material, serta integrasi teknologi digital dalam proses perbaikan kendaraan.