JAKARTA -
Mengusung tema “Akselerasi Dekarbonisasi Pelayaran Domestik Indonesia melalui Efisiensi Energi, Bahan Bakar Rendah Karbon, dan Perhitungan Carbon Intensity Indicator (CII)”, forum tersebut mempertemukan pemangku kepentingan sektor pelayaran untuk memperkuat pemahaman teknis dan merumuskan langkah konkret dekarbonisasi.
Direktur Operasi Bisnis Klasifikasi PT BKI (Persero) Arief Budi Permana mengatakan dekarbonisasi perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan teknologi dan energi. Biodiesel dinilai menjadi opsi jangka pendek, sementara e-methanol berpotensi menjadi alternatif jangka menengah dan panjang.
Selain pemilihan bahan bakar, forum membahas efisiensi energi, pendekatan Life Cycle Assessment (LCA), serta penerapan CII untuk mengukur dan meningkatkan kinerja emisi kapal. Penilaian bahan bakar dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses produksi hingga penggunaannya di kapal.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penyusunan roadmap dekarbonisasi pelayaran domestik Indonesia. Melalui kolaborasi antarpemangku kepentingan, forum diharapkan menghasilkan masukan, peningkatan kapasitas teknis, serta rekomendasi tindak lanjut untuk mempercepat transisi menuju pelayaran yang lebih rendah karbon dan berkelanjutan.
JAKARTA -
Mengusung tema “Akselerasi Dekarbonisasi Pelayaran Domestik Indonesia melalui Efisiensi Energi, Bahan Bakar Rendah Karbon, dan Perhitungan Carbon Intensity Indicator (CII)”, forum tersebut mempertemukan pemangku kepentingan sektor pelayaran untuk memperkuat pemahaman teknis dan merumuskan langkah konkret dekarbonisasi.
Direktur Operasi Bisnis Klasifikasi PT BKI (Persero) Arief Budi Permana mengatakan dekarbonisasi perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan teknologi dan energi. Biodiesel dinilai menjadi opsi jangka pendek, sementara e-methanol berpotensi menjadi alternatif jangka menengah dan panjang.
Selain pemilihan bahan bakar, forum membahas efisiensi energi, pendekatan Life Cycle Assessment (LCA), serta penerapan CII untuk mengukur dan meningkatkan kinerja emisi kapal. Penilaian bahan bakar dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses produksi hingga penggunaannya di kapal.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penyusunan roadmap dekarbonisasi pelayaran domestik Indonesia. Melalui kolaborasi antarpemangku kepentingan, forum diharapkan menghasilkan masukan, peningkatan kapasitas teknis, serta rekomendasi tindak lanjut untuk mempercepat transisi menuju pelayaran yang lebih rendah karbon dan berkelanjutan.