JAKARTA -
Sejumlah sesi membahas berbagai bidang, mulai dari kesehatan, teknologi, hukum, sains hingga bisnis. Dalam sesi kesehatan, Caroline Riady, CEO Siloam Hospitals Group, menekankan pentingnya melihat pasien sebagai pribadi yang memiliki martabat dan harus dilayani dengan kasih serta penghormatan.
Di bidang teknologi, Dr. Rizaldi Sistiabudi, Executive Dean College of Emerging Sciences UPH, mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan AI sebagai alat belajar dan berkarya, bukan sebagai jalan pintas yang menggantikan kemampuan berpikir kritis.
Sementara itu, Dr. Velliana Tanaya, Executive Dean College of Arts and Social Sciences sekaligus Dekan Fakultas Hukum UPH, mengajak mahasiswa menggunakan pengetahuan dan kekuasaan secara bertanggung jawab, menjunjung integritas, serta berkontribusi bagi kebaikan bersama.
Dalam sesi sains dan iman, Rev. Yohanes Halim mendorong mahasiswa untuk memahami hubungan ilmu pengetahuan dan iman dengan rendah hati. Adapun di bidang bisnis, Dra. Gracia Shinta S. Ugut mengajak mahasiswa memandang bisnis dan uang sebagai sarana menciptakan nilai, menyelesaikan masalah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui UPH Festival 2026, mahasiswa baru didorong memahami bahwa ilmu dan talenta bukan hanya untuk mencapai kesuksesan pribadi, tetapi juga menjadi sarana melayani dan membawa dampak positif bagi sesama.
JAKARTA -
Sejumlah sesi membahas berbagai bidang, mulai dari kesehatan, teknologi, hukum, sains hingga bisnis. Dalam sesi kesehatan, Caroline Riady, CEO Siloam Hospitals Group, menekankan pentingnya melihat pasien sebagai pribadi yang memiliki martabat dan harus dilayani dengan kasih serta penghormatan.
Di bidang teknologi, Dr. Rizaldi Sistiabudi, Executive Dean College of Emerging Sciences UPH, mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan AI sebagai alat belajar dan berkarya, bukan sebagai jalan pintas yang menggantikan kemampuan berpikir kritis.
Sementara itu, Dr. Velliana Tanaya, Executive Dean College of Arts and Social Sciences sekaligus Dekan Fakultas Hukum UPH, mengajak mahasiswa menggunakan pengetahuan dan kekuasaan secara bertanggung jawab, menjunjung integritas, serta berkontribusi bagi kebaikan bersama.
Dalam sesi sains dan iman, Rev. Yohanes Halim mendorong mahasiswa untuk memahami hubungan ilmu pengetahuan dan iman dengan rendah hati. Adapun di bidang bisnis, Dra. Gracia Shinta S. Ugut mengajak mahasiswa memandang bisnis dan uang sebagai sarana menciptakan nilai, menyelesaikan masalah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui UPH Festival 2026, mahasiswa baru didorong memahami bahwa ilmu dan talenta bukan hanya untuk mencapai kesuksesan pribadi, tetapi juga menjadi sarana melayani dan membawa dampak positif bagi sesama.