JAKARTA -
Mengusung tema “Imago Dei: Created by God, Restored in Christ, Called to Transform”, festival ini mengajak mahasiswa memahami jati diri, tujuan, dan panggilan hidup, sekaligus menggunakan pengetahuan dan talenta untuk memberikan dampak bagi sesama.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan lima pertanyaan utama, yaitu “Siapa saya?”, “Apa yang salah dengan dunia ini?”, “Apa jawabannya?”, “Mengapa saya ada di sini?”, dan “Apa yang akan saya lakukan dengan hidup saya?”. Kegiatan diisi dengan ibadah, diskusi, talkshow, drama musikal, olahraga, mentoring, hingga refleksi.
UPH Festival menjadi langkah awal mahasiswa untuk mengenal ekosistem pendidikan holistis yang mencakup pengembangan kompetensi, karakter, kepemimpinan, kehidupan spiritual, serta kepedulian sosial.
Melalui berbagai program pendidikan dan pengembangan mahasiswa, UPH mempersiapkan mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga pemimpin yang berintegritas dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat.
JAKARTA -
Mengusung tema “Imago Dei: Created by God, Restored in Christ, Called to Transform”, festival ini mengajak mahasiswa memahami jati diri, tujuan, dan panggilan hidup, sekaligus menggunakan pengetahuan dan talenta untuk memberikan dampak bagi sesama.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan lima pertanyaan utama, yaitu “Siapa saya?”, “Apa yang salah dengan dunia ini?”, “Apa jawabannya?”, “Mengapa saya ada di sini?”, dan “Apa yang akan saya lakukan dengan hidup saya?”. Kegiatan diisi dengan ibadah, diskusi, talkshow, drama musikal, olahraga, mentoring, hingga refleksi.
UPH Festival menjadi langkah awal mahasiswa untuk mengenal ekosistem pendidikan holistis yang mencakup pengembangan kompetensi, karakter, kepemimpinan, kehidupan spiritual, serta kepedulian sosial.
Melalui berbagai program pendidikan dan pengembangan mahasiswa, UPH mempersiapkan mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga pemimpin yang berintegritas dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat.