Hari Lingkungan Hidup 2026, PPLI dan DESI Pamerkan Solusi Industri Berkelanjutan

Arif Julianto/okezone, Jurnalis
Senin 29 Juni 2026 21:42 WIB
Pengunjung melihat berbagai produk hasil pengolahan dan pemanfaatan limbah yang dipamerkan di booth PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dan PT Dowa Eco-System Indonesia (DESI) pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di kawasan Smelter PT Freeport Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (29/6/2026).
 
PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) bersama PT Dowa Eco-System Indonesia (DESI) menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri hijau melalui partisipasi pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 yang digelar di kawasan Smelter PT Freeport Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur.
 
Melalui booth bersama, PPLI dan DESI menampilkan berbagai inovasi pengelolaan dan pemanfaatan limbah berbasis ekonomi sirkular sebagai bentuk sinergi DOWA Group di Indonesia dalam menghadirkan solusi pengelolaan limbah yang aman, inovatif, dan berkelanjutan bagi sektor industri. Kegiatan bertema "Be the Solution, Not Pollution: Recycle and Conserve" tersebut dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Sri Subaidah, Presiden Direktur PT Dowa Eco-System Indonesia Tomoguchi Masaru, jajaran PT Freeport Indonesia, serta para tenant dan mitra industri di kawasan JIIPE.
 
Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Jepino Ngabdi, menegaskan bahwa penerapan prinsip pemanfaatan sampah dan limbah merupakan bagian penting dari operasional perusahaan yang berkelanjutan. Menurutnya, pengelolaan limbah yang tepat tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga mendukung terciptanya ekonomi sirkular melalui proses daur ulang dan pemanfaatan kembali yang bernilai tambah.
 
Dalam pameran tersebut, PPLI dan DESI menampilkan berbagai inovasi, mulai dari pengolahan sampah domestik menjadi kompos, media tanam, dan pelet ikan, pemanfaatan limbah kayu menjadi produk fungsional dan dekoratif, hingga pengolahan desalination sludge menjadi material pendukung produk konstruksi berkelanjutan.
 
Perwakilan Sales PT Dowa Eco-System Indonesia, Farid Ardiyansyah, mengatakan kolaborasi PPLI dan DESI bertujuan menunjukkan bahwa limbah tidak hanya perlu dikelola secara aman, tetapi juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai tambah. Partisipasi kedua perusahaan ini sekaligus menegaskan komitmen DOWA Group dalam mendukung penerapan ekonomi sirkular, meningkatkan kepatuhan lingkungan di sektor industri, serta mewujudkan kawasan industri yang bersih dan berkelanjutan di Indonesia.

Pengunjung melihat berbagai produk hasil pengolahan dan pemanfaatan limbah yang dipamerkan di booth PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dan PT Dowa Eco-System Indonesia (DESI) pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di kawasan Smelter PT Freeport Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (29/6/2026).
 
PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) bersama PT Dowa Eco-System Indonesia (DESI) menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri hijau melalui partisipasi pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 yang digelar di kawasan Smelter PT Freeport Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur.
 
Melalui booth bersama, PPLI dan DESI menampilkan berbagai inovasi pengelolaan dan pemanfaatan limbah berbasis ekonomi sirkular sebagai bentuk sinergi DOWA Group di Indonesia dalam menghadirkan solusi pengelolaan limbah yang aman, inovatif, dan berkelanjutan bagi sektor industri. Kegiatan bertema "Be the Solution, Not Pollution: Recycle and Conserve" tersebut dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Sri Subaidah, Presiden Direktur PT Dowa Eco-System Indonesia Tomoguchi Masaru, jajaran PT Freeport Indonesia, serta para tenant dan mitra industri di kawasan JIIPE.
 
Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Jepino Ngabdi, menegaskan bahwa penerapan prinsip pemanfaatan sampah dan limbah merupakan bagian penting dari operasional perusahaan yang berkelanjutan. Menurutnya, pengelolaan limbah yang tepat tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga mendukung terciptanya ekonomi sirkular melalui proses daur ulang dan pemanfaatan kembali yang bernilai tambah.
 
Dalam pameran tersebut, PPLI dan DESI menampilkan berbagai inovasi, mulai dari pengolahan sampah domestik menjadi kompos, media tanam, dan pelet ikan, pemanfaatan limbah kayu menjadi produk fungsional dan dekoratif, hingga pengolahan desalination sludge menjadi material pendukung produk konstruksi berkelanjutan.
 
Perwakilan Sales PT Dowa Eco-System Indonesia, Farid Ardiyansyah, mengatakan kolaborasi PPLI dan DESI bertujuan menunjukkan bahwa limbah tidak hanya perlu dikelola secara aman, tetapi juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai tambah. Partisipasi kedua perusahaan ini sekaligus menegaskan komitmen DOWA Group dalam mendukung penerapan ekonomi sirkular, meningkatkan kepatuhan lingkungan di sektor industri, serta mewujudkan kawasan industri yang bersih dan berkelanjutan di Indonesia.

Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita Multimedia lainnya