JAKARTA - Gemericik air terjun buatan dan suara jangkrik terdengar saat memasuki area center court Mal Ciputra Jakarta. Kabut tipis menari di atas permukaan air sungai. Hutan dengan pepohonan rimbun dan tanaman dekoratif membingkai jalur pengunjung yang dipenuhi keluarga. Anak-anak berlarian menuju taman kupu-kupu sambil menunjuk berbagai serangga unik. Di tengah liburan sekolah, pengalaman berbeda itu dikemas dalam program Explore The Jungle yang berlangsung 19 Juni hingga 12 Juli 2026.
Area yang disiapkan menyerupai hutan tropis mini di tengah mal. Dilihat dari atas, jalur atau dek jembatan kayu yang mengelilingi air terjun di hutan tersebut bentuknya menyerupai tapal kuda. Pengunjung dapat menjelajahi Butterfly Garden, House of Bugs, playground, hingga indoor waterfall. Para pengunjung tak henti berfoto ria di berbagai titik hutan buatan yang instagramable ini. Beberapa sudut interaktif juga menyajikan informasi tentang tanaman obat. Sementara itu, dekorasi tematik menghadirkan pengalaman eksplorasi yang terasa lebih dekat dengan alam. Konsep tersebut dirancang untuk memperkenalkan ekosistem alam kepada anak-anak melalui cara yang menyenangkan.
Kupu-kupu berwarna cerah tampak beterbangan di Butterfly Garden. Beberapa anak terlihat memperhatikan bentuk sayap dan perilakunya. Di sisi lain, House of Bugs memperlihatkan ragam serangga yang jarang dijumpai sehari-hari. Pengalaman melihat langsung menjadi daya tarik utama bagi keluarga. Wahana ini memadukan unsur rekreasi dan pembelajaran dalam satu kunjungan.
General Manager Mal Ciputra Jakarta, Ferry Irianto, mengatakan, pengalaman langsung mendorong anak memahami alam lebih baik. “Anak-anak belajar sambil berinteraksi langsung dengan alam,” ujarnya. Dia berharap kegiatan ini menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Selain memberi hiburan, program ini juga membawa nilai edukasi yang relevan.
Beragam kegiatan pendukung meramaikan hutan tropis ini selama liburan sekolah. Setiap Sabtu pukul 13.00 WIB digelar gathering bersama Koloni Semut Indonesia. Komunitas itu dikenal aktif mengenalkan dunia serangga dan pelestariannya. Pada hari yang sama pukul 15.50 WIB, pengunjung dapat mengikuti sesi bincang bersama Azka Nadhif Keandra. Remaja 15 tahun itu merupakan entomolog muda sekaligus pendiri Koloni Semut Indonesia.
Adapun setiap Jumat dan Minggu pukul 17.00 WIB hadir Jungle Adventure. Program tersebut memadukan tari, nyanyian, dan cerita bertema petualangan alam. Selama periode acara, anggota CL Club juga memperoleh promo beli satu gratis satu untuk tanda masuk Butterfly Garden dan House of Bugs. Melalui rangkaian kegiatan itu, liburan sekolah tidak hanya menjadi waktu bermain. Pengunjung juga memperoleh kesempatan mengenal alam lebih dekat tanpa meninggalkan kota.
JAKARTA - Gemericik air terjun buatan dan suara jangkrik terdengar saat memasuki area center court Mal Ciputra Jakarta. Kabut tipis menari di atas permukaan air sungai. Hutan dengan pepohonan rimbun dan tanaman dekoratif membingkai jalur pengunjung yang dipenuhi keluarga. Anak-anak berlarian menuju taman kupu-kupu sambil menunjuk berbagai serangga unik. Di tengah liburan sekolah, pengalaman berbeda itu dikemas dalam program Explore The Jungle yang berlangsung 19 Juni hingga 12 Juli 2026.
Area yang disiapkan menyerupai hutan tropis mini di tengah mal. Dilihat dari atas, jalur atau dek jembatan kayu yang mengelilingi air terjun di hutan tersebut bentuknya menyerupai tapal kuda. Pengunjung dapat menjelajahi Butterfly Garden, House of Bugs, playground, hingga indoor waterfall. Para pengunjung tak henti berfoto ria di berbagai titik hutan buatan yang instagramable ini. Beberapa sudut interaktif juga menyajikan informasi tentang tanaman obat. Sementara itu, dekorasi tematik menghadirkan pengalaman eksplorasi yang terasa lebih dekat dengan alam. Konsep tersebut dirancang untuk memperkenalkan ekosistem alam kepada anak-anak melalui cara yang menyenangkan.
Kupu-kupu berwarna cerah tampak beterbangan di Butterfly Garden. Beberapa anak terlihat memperhatikan bentuk sayap dan perilakunya. Di sisi lain, House of Bugs memperlihatkan ragam serangga yang jarang dijumpai sehari-hari. Pengalaman melihat langsung menjadi daya tarik utama bagi keluarga. Wahana ini memadukan unsur rekreasi dan pembelajaran dalam satu kunjungan.
General Manager Mal Ciputra Jakarta, Ferry Irianto, mengatakan, pengalaman langsung mendorong anak memahami alam lebih baik. “Anak-anak belajar sambil berinteraksi langsung dengan alam,” ujarnya. Dia berharap kegiatan ini menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Selain memberi hiburan, program ini juga membawa nilai edukasi yang relevan.
Beragam kegiatan pendukung meramaikan hutan tropis ini selama liburan sekolah. Setiap Sabtu pukul 13.00 WIB digelar gathering bersama Koloni Semut Indonesia. Komunitas itu dikenal aktif mengenalkan dunia serangga dan pelestariannya. Pada hari yang sama pukul 15.50 WIB, pengunjung dapat mengikuti sesi bincang bersama Azka Nadhif Keandra. Remaja 15 tahun itu merupakan entomolog muda sekaligus pendiri Koloni Semut Indonesia.
Adapun setiap Jumat dan Minggu pukul 17.00 WIB hadir Jungle Adventure. Program tersebut memadukan tari, nyanyian, dan cerita bertema petualangan alam. Selama periode acara, anggota CL Club juga memperoleh promo beli satu gratis satu untuk tanda masuk Butterfly Garden dan House of Bugs. Melalui rangkaian kegiatan itu, liburan sekolah tidak hanya menjadi waktu bermain. Pengunjung juga memperoleh kesempatan mengenal alam lebih dekat tanpa meninggalkan kota.