Jakarta Alami Deflasi 0,23 Persen pada Januari 2026

Aldhi Chandra Setiawan, Jurnalis
Rabu 04 Februari 2026 21:43 WIB

JAKARTA - Pedagang merapikan barang dagangannya di salah satu pasar tradisional di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

 
Provinsi DKI Jakarta mencatat deflasi sebesar 0,23 persen (mtm) pada Januari 2026, berbalik arah dari inflasi 0,33 persen (mtm) pada bulan sebelumnya. Penurunan harga ini mencerminkan tekanan inflasi yang terkendali di awal tahun, seiring turunnya harga pangan dan tarif transportasi.
 
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan deflasi Jakarta lebih dalam dibandingkan deflasi nasional yang tercatat 0,15 persen (mtm).
 
Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang utama deflasi dengan penurunan 1,57 persen (mtm), setelah sebelumnya mengalami inflasi 1,07 persen (mtm). Koreksi harga terutama dipicu melimpahnya pasokan hortikultura, seperti cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah, seiring masuknya musim panen.

JAKARTA - Pedagang merapikan barang dagangannya di salah satu pasar tradisional di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

 
Provinsi DKI Jakarta mencatat deflasi sebesar 0,23 persen (mtm) pada Januari 2026, berbalik arah dari inflasi 0,33 persen (mtm) pada bulan sebelumnya. Penurunan harga ini mencerminkan tekanan inflasi yang terkendali di awal tahun, seiring turunnya harga pangan dan tarif transportasi.
 
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan deflasi Jakarta lebih dalam dibandingkan deflasi nasional yang tercatat 0,15 persen (mtm).
 
Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang utama deflasi dengan penurunan 1,57 persen (mtm), setelah sebelumnya mengalami inflasi 1,07 persen (mtm). Koreksi harga terutama dipicu melimpahnya pasokan hortikultura, seperti cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah, seiring masuknya musim panen.

Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Multimedia lainnya