Managing Director Vision+ Clarissa Tanoesoedibjo (kanan duduk) Martin Anugrah, Head of Marketing Vision+ (kanan atas) bersama Produser Cinta di Balik Awan Prilly Latuconsina, artis Yasamin Jasem, Director Cinta di Balik Awan Umay Shahab dan Arbani Yasiz disela Press Conference Vision+ Original Series Cinta di Balik Awan di Jakarta, Kamis 7 Juli 2022.
Cinta Di Balik Awan merupakan salah satu wujud komitmen Vision+ untuk terus bekerja sama dengan generasi muda dalam rangka membawa sesuatu yang fresh ke dunia perfilman Indonesia, dengan genre hybrid yang tak hanya membahas drama dan asmara, namun juga menyajikan unsur action dan thriller yang memicu adrenalin. Hal inilah yang membuat Cinta Di Balik Awan menarik dan wajib ditonton, ujar Clarissa Tanoesoedibjo selaku Managing Director Vision+. (Foto: MPI/Aziz Indra) (ddk)
Managing Director Vision+ Clarissa Tanoesoedibjo (kanan duduk) Martin Anugrah, Head of Marketing Vision+ (kanan atas) bersama Produser Cinta di Balik Awan Prilly Latuconsina, artis Yasamin Jasem, Director Cinta di Balik Awan Umay Shahab dan Arbani Yasiz disela Press Conference Vision+ Original Series Cinta di Balik Awan di Jakarta, Kamis 7 Juli 2022.
Cinta Di Balik Awan merupakan salah satu wujud komitmen Vision+ untuk terus bekerja sama dengan generasi muda dalam rangka membawa sesuatu yang fresh ke dunia perfilman Indonesia, dengan genre hybrid yang tak hanya membahas drama dan asmara, namun juga menyajikan unsur action dan thriller yang memicu adrenalin. Hal inilah yang membuat Cinta Di Balik Awan menarik dan wajib ditonton, ujar Clarissa Tanoesoedibjo selaku Managing Director Vision+. (Foto: MPI/Aziz Indra) (ddk)