Produksi Garam Petani Grobokan Meningkat

Yusuf Nugroho/Antara Foto, Jurnalis
Rabu 29 September 2021 21:44 WIB
Petani menuangkan air ke "klakah" atau bilah bambu saat proses produksi garam Jono di Desa Jono, Tawangharjo, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu 29 September 2021.
 
Produksi garam yang unik dan langka karena bahan bakunya berasal dari air yang didapat dari sumur sekitar dan memiliki rasa yang lebih gurih bila dibandingkan dengan garam laut itu sudah beroperasi pada masa penjajahan Belanda dan dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho) (ddk)

Petani menuangkan air ke "klakah" atau bilah bambu saat proses produksi garam Jono di Desa Jono, Tawangharjo, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu 29 September 2021.
 
Produksi garam yang unik dan langka karena bahan bakunya berasal dari air yang didapat dari sumur sekitar dan memiliki rasa yang lebih gurih bila dibandingkan dengan garam laut itu sudah beroperasi pada masa penjajahan Belanda dan dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho) (ddk)

Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita Multimedia lainnya