Seorang pengusaha batik di Pekalongan menyebar uang atau udik-udik dengan total mencapai Rp 35 juta dalam tradisi dundunan. Sejumlah warga pingsan akibat berebut uang udik-udikan itu. Polisi langsung turun tangan menghentikan acara.
Pasangan pengusaha batik yang menggelar dundunan yakni Ubaidillah dan Fitri Handayani. Tradisi itu diadakan di depan rumah Ubaidillah di Banyurip Gang 2, Banyurip, Kecamatan Pekalongan Selatan, Jumat (6/9) siang.
Kontributor: Suryono Sukarno