Usai ditangkap di Malaysia, bos judi online Apin BK dibawa ke Medan, Sumatera Utara dengan pengawalan ketat.
Sementara itu, Polda Sumut kembali menyita aset Apin BK berupa 5 ruko senilai Rp20 miliar dan terus menelusuri aliran dana dari hasil judi online.