Pertanian Konservasi

wahyu, Jurnalis
Kamis 03 Januari 2019 15:40 WIB

Program Pertanian Konservasi adalah kerjasama antara Kementrian Pertanian dan Badan Pangan dan Pertanian PBB FAO yang didanai oleh USAID. Program ini bertujuan untuk menciptakan ketangguhan para petani menghadapi perubahan iklim yang ekstrim.

Pertanian Konservasi yang diimplementasikan di Provinsi NTT dan NTB  sejak tahun 2014 ini adalah cara bertani yang sesuai dan tepat guna di lahan kering beriklim kering.
Dengan Pertanian Konservasi Hasil panen jagung meningkat 2 kali lipat  jika dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Pada musim tanam pertama 2017/2018, rata-rata hasil panen jagung dengan pendekatan PK adalah 5,6 ton/ha dan 2,4 ton/ha dengan pendekatan konvensional

@FAOIndonesia
https://www.youtube.com/user/FAOoftheUN

@Kementan
https://www.youtube.com/channel/UC757MLmzhe5QXlr9yWyHcpQ

@USAID
https://www.youtube.com/user/USaidVideo

@USAIDIndonesia
https://www.youtube.com/user/usaidindonesia

#ZeroHunger #ClimateAction #PertanianKonservasi

Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita Multimedia lainnya