Jika melihat penampilan Patricio di partai final, sepertinya keputusan menjadikannya sebagai pemain terbaik sangat tepat. Patricio sukses menjaga gawangnya dari gempuran para pemain Timnas Prancis di laga tersebut. Tercatat, delapan tembakan ke arah gawang mampu dimentahkan kiper 28 tahun tersebut.