Generasi Z kerap dianggap boros dan kesulitan dalam mengelola keuangan. Hal tersebut dinilai berdasarkan gaya hidup yang cenderung tidak terlalu memperdulikan kebutuhan yang mendatang.
Mereka dinilai lebih sulit dalam mengatur psikologis dan pemikiran. Hal tersebut masih berhubungan dengan faktor Fear of Missing Out (FOMO) dan You Only Live Once (YOLO).
Generasi Z kerap dianggap boros dan kesulitan dalam mengelola keuangan. Hal tersebut dinilai berdasarkan gaya hidup yang cenderung tidak terlalu memperdulikan kebutuhan yang mendatang.
Mereka dinilai lebih sulit dalam mengatur psikologis dan pemikiran. Hal tersebut masih berhubungan dengan faktor Fear of Missing Out (FOMO) dan You Only Live Once (YOLO).